Cara Meningkatkan Minat Membaca Masyarakat Indonesia

Cara Meningkatkan Minat Membaca Masyarakat – Menurut UNESCO, minat baca masyarakat di negeri ini, berada di posisi kedua terbawah di dunia. Posisi ini berada satu level di bawah Thailand dan di atas Rebublik Botswana, sebuah negara bagian di Afrika Selatan.

Salah satu penyebab rendahnya minat membaca ini karena kurangnya akses masyarakat untuk mendapatkan buku. Terutama untuk mereka yang tinggal di wilayah-wilayah terpencil. Seperti di Papua, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, termasuk juga di Sulawesi Barat.

Bahkan, meskipun sudah ada sekolah namun jumlah buku bacaan dan perpustakaan masih sangat minim. Belum lagi bila dikaitkan dengan masalah gender, di mana wanita Indonesia terutama di wilayah tertinggal, tidak memiliki akses yang cukup bila dibandingkan dengan para pria.

Sementara mereka yang tinggal di kota besar sekalipun, seperti Jakarta misalnya yang notabene memiliki sejumlah akses dan fasilitas yang memadai. Minat membaca terutama di perpustakaan yang disediakan oleh negara juga masih kurang, sangat merindukan yang namanya momen baca bersama.

Hal ini dibuktikan dengan data dari Perpustakaan Umum Daerah Jakarta, yang menyatakan bahwa dari 10 juta penduduk Jakarta, yang berkunjung ke perpustakaan setiap tahunnya hanyalah 500 ribu orang saja.

Lantas, bagaimana cara meningkatkan minat membaca masyarakat Indonesia, sepertinya ide di bawah ini bisa dipertimbangkan.

Perpustakaan Daerah

Di mulai dari perpustakaan yang sebaiknya dimiliki oleh setiap daerah di negara ini. Setelah itu, Pemerintah daerah meminta dan mengajak masyarakat untuk mau menggunakan akses tersebut. Perkenalkan pentingnya keberadaan perpustakaan tersebut, termasuk di dalamnya mengenalkan manfaat dari membaca.

Tidak hanya buku, lengkapi juga perpustakaan dengan internet. Sehingga masayarakat bisa mengakses dan mengetahui informasi lain selain desanya atau tempatnya tinggal. Perpustakaan juga bisa dijadikan ajang untuk berkumpul, sehingga diharapkan tumbuh rasa memiliki dari masyarakat sekitar.

Perpustakaan Sekolah dan Kantor

Berikutnya cara meningkatkan minat membaca masyarakat adalah dengan mengenalkan buku sedari kecil. Dan ini bisa dimulai dari anak-anak yang masih bersekolah di tingkat dasar.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar anak-anak mau masuk ke perpustakaan. Dimulai dari guru yang memberikan tugas, kemudian anak didik diminta untuk mencari referensinya di buku-buku yang berada di perpustakaan. Hingga menjadikan perpustakaan sebagai sarana informasi tekait dengan kegiatan sekolah.

Sementara untuk perpustakaan kantor sendiri, tentunya ditujukan untuk para karyawan yang bekeja di sana untuk beristirahat dari rutinitas sebagai pekerja. Perpustakaan kantor juga bisa dibuat senyaman mungkin, sehingga karyawan tertarik untuk berlama-lama berada di perpustakaan.

Perpustakaan Mini

Cara meningkatkan minat membaca masyarakatpun akhirnya kembali ke diri sendiri. Hingga akhirnya bisa menular kepada orang-orang terdekat dan bisa menciptakan lingkungan yang saling mendukung.

Perpustakaan mini bisa dimulai dari rumah sendiri, kemudian memperkenalkan kepada tetangga sekitar, hingga akhirnya mereka tertarik untuk membaca. Anda bisa melengkapi perpustakaan mini dengan berbagai bacaan ringan, seperti majalah, komik, surat kabar ataupun yang lainnya.

Bahkan buku-buku usang sekalipun bisa menjadi tambahan koleksi yang mungkin saja diminati. Kemudian jika sudah memungkinkan, Anda bisa mengajak serta Rukun Tetangga atau Rukun Warga untuk mulai meningkatkan keberadaan perpustakaan mini agar lebih produktif, ini bisa dilakukan dengan cara, membuat kartu keanggotaan, pendataan secara digital, dan lain sebagainya.

Itu dia beberapa cara meningkatkan minat membaca masyarakat Indonesia yang bisa dimulai dari sekarang. Karena bagaimanapun juga bila minat membaca meningkat, bisa dipastikan kualitas ilmu anak bangsapun akan meningkat. Sehingga taraf hiduppun bisa menjadi lebih baik karena wawasan yang luas.

Oleh: Indonesia Cinta Membaca

Related Posts