5 Hal Unik Sinetron Lawas Putri Duyung

Kisah Intana (Ayu Azhari) seorang putri duyung yang tersesat di kota dan ditemukan oleh Domba (Zainal Abidin Domba) membuat banyak penonton merasa geregetan. Intana dan Domba tak pernah bisa santai dalam menjalani hari dikarenakan ulah Wan Abud (Fuad Alkhar) yang mengincar air mata Intana.

Diketahui bahwa air mata yang Intana miliki dapat berubah menjadi mutiara karena ia adalah seorang putri duyung. Berbagai macam cara telah dilakukan Intana dan Domba untuk lolos dari serangan Wan Abud, anak buahnya, dan juga payung saktinya. Namun, tak mudah bagi keduanya untuk dapat bebas.

Di sisi lain, terdapat Lolita dan Bonita yang juga merupakan putri duyung dan tengah tersesat di kota. Namun, keadaan mereka jauh lebih baik daripada Intana karena keduanya ditemukan oleh Komeng (Komeng) yang baik hati dan sengaja menempatkan keduanya di suatu tempat, agar tak diketahui oleh Tante Pinkan (Rina Hashim) dan Om Sondakh (Robert Syarief).

Lalu, bagaimanakah kelanjutan hidup Intana dan Domba yang berusaha agar terlepas dari Wan Abud? Akankah keduanya dapat lolos dan Intana menjalani hidup sebagaimana mestinya? Simak dulu yuk lima fakta menarik Putri Duyung berikut:

  1. Tayang kembali di layar kaca

Sinetron lawas kini tengah gencar-gencarnya ditayangkan di beberapa stasiun TV termasuk ANTV. Pertama kali tayang di tahun 2002 sampai dengan 2004, Putri duyung memang mendapatkan antusiasme yang cukup besar. Tak hanya orang dewasa saja yang menyaksikan sinetron populer ini, tetapi semua kalangan usia pun menyaksikannya. Bahkan, sinetron sukses ini pun ditayangkan dengan empat musim.

2. Kisah putri duyung unik

Jika di era sekarang ini memang sudah banyak sekali sinteron yang mengangkat kisah tentang putri duyung, tapi di masa lampau tak begitu banyak. Sinetron Putri Duyung ini dapat dikatakan sebagai sinetron yang mengulik kehidupan putri duyung pertama kali dan sukses di pasaran.

3. Cerita yang penuh dengan komedi

Meski dari sinopsisnya dikisahkan bahwa Intana merasa sedih karena air mata mutiaranya selalu diincar oleh Wan Abud, tapi sinetron lawas ini juga menghadirkan sisi komedi di dalamnya lho. Apalagi dengan hadirnya Komeng sebagai pelawak kawakan juga menambah unsur komedi menjadi lebih menggelitik penonton.

4. Antusiasme penonton

Meski sebagian besar penduduk di Indonesia sudah menyaksikan sinetron ini pada saat penayangan awal di era 2000-an, tetapi tak memudarkan antusiasme dihadirkannya kembali sinetron ini di layar kaca. Banyak yang tak sabar untuk menyaksikan sinetron ini kembali dan mengobati rasa rindu.

5. Tayang setiap hari

Memiliki empat season, sinetron Putri Duyung ditayangkan oleh ANTV setiap hari agar para penonton tidak merasa penasaran dengan kelanjutannya. Putri Duyung sendiri akan tayang pada slot pagi setiap pukul 08.30 WIB.

Sudah tidak sabar ingin mengobati rasa penasaran akan kisah Intana dan Domba kembali? Jangan sampai kelawatan setiap episodenya ya.

Related Posts